Celana Dalam Anti Kentut Sudah Ada Di Pasaran
Liputan6.com, Jakarta Mungkin celana dalam ini merupakan ide terunik yang bisa Anda hadiahkan pada pasangan yang memiliki kebiasaan kentut sembarangan. Pasalnya, penemuan jenius Paul O'Leary ini mampu menghilangkan aroma tidak sedap dari kentut.
Celana dalam antibau kentut ini sangat berguna, khususnya ketika perut Anda melilit akibat penuh gas dan sedang berada di ruang publik. Mungkin dengan mengenakan celana dalam ini, Anda bisa mengurangi potensi jatuhnya korban akibat bau kentut yang dihasilkan.
Celana Dalam Anti Kentut Sudah Ada Di Pasaran
Jika tertarik untuk memilikinya, Anda harus merogoh kocek sekitar US$ 30 atau Rp 400 ribuan untuk wanita. Adapun celana dalam untuk pria dibanderol US$ 45 atau sekitar Rp 600 ribu.
Namun, celana dalam ini hanya memiliki fungsi untuk menghalangi bau dari kentut dan bukan bunyi yang dihasilkan. Dengan memiliki celana dalam antikentut, tak hanya masalah Anda pribadi saja yang terselesaikan, tetapi juga lingkungan sekitar juga turut senang.
Celana Dalam Anti Kentut Sudah Ada Di Pasaran
Liputan6.com, Jakarta Mungkin celana dalam ini merupakan ide terunik yang bisa Anda hadiahkan pada pasangan yang memiliki kebiasaan kentut sembarangan. Pasalnya, penemuan jenius Paul O'Leary ini mampu menghilangkan aroma tidak sedap dari kentut.
Celana dalam antibau kentut ini sangat berguna, khususnya ketika perut Anda melilit akibat penuh gas dan sedang berada di ruang publik. Mungkin dengan mengenakan celana dalam ini, Anda bisa mengurangi potensi jatuhnya korban akibat bau kentut yang dihasilkan.
Jika tertarik untuk memilikinya, Anda harus merogoh kocek sekitar US$ 30 atau Rp 400 ribuan untuk wanita. Adapun celana dalam untuk pria dibanderol US$ 45 atau sekitar Rp 600 ribu.
Namun, celana dalam ini hanya memiliki fungsi untuk menghalangi bau dari kentut dan bukan bunyi yang dihasilkan. Dengan memiliki celana dalam antikentut, tak hanya masalah Anda pribadi saja yang terselesaikan, tetapi juga lingkungan sekitar juga turut senang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar